Tips Komposisi Warna Untuk Menjadikan Foto Menarik

Tips Komposisi Warna Untuk Menjadikan Foto Menarik – Mempelajari dunia fotografi untuk menghasilkan foto yang menarik bukanlah hal yang susah ataupun mudah. Banyak komponen yang bisa mempengaruhi hasil foto yang bagus. Selain mempelajari teknik fotografi melalui pengaturan kamera, hal non teknis juga harus Anda perhatikan seperti momen, komposisi foto, komposisi warna, dan lain-lain. Mempelajari tips komposisi warna dalam foto akan membantu Anda dalam menentukan komposisi warna yang bagus seperti komposisi warna objek, warna background, warna foreground, dan lain-lain. Foto dengan komposisi warna yang bagus pastinya akan sangat enak dipandang dan juga memberi kesan tersendiri dalam sebuah foto. Ada beberapa warna yang memiliki efek tersendiri pada sebuah foto. Untuk memahami efek warna pada foto Anda harus mengetahui jenis-jenis warna yang ada.

Tips Komposisi Warna Untuk Menjadikan Foto Menarik

Mempelajari tips komposisi warna dalam foto, pertama kali Anda harus mengetahui jenis warna yang ada seperti warna primer dan sekunder. Seperti yang Anda ketahui warna primer terdiri dari merah, biru, dan kuning. Tiap warna memberi efek dan kesan yang berbeda. Foto dengan dominan warna merah akan memberi kesan tegas, sedangkan foto dengan nuansa biru akan memberi efek kalem dan dingin, warna kuning akan memberi efek foto yang hangat. Dengan mengetahui efek warna pada foto maka akan memudahkan Anda dalam menentukan warna objek utama, background, dan objek pelengkap yang lain.

Sedangkan warna sekunder merupakan warna hasil pencampuran dari warna primer. Sama seperti warna primer, warna sekunder juga memberi nuansa yang berbeda pada foto. Warna sekunder yang ada diantaranya seperti ungu, hijau, dan orange. Dengan mengetahui teknik dasar dan juga tips komposisi warna dalam foto bisa membantu Anda menghasilkan foto yang pas komposisi warnanya. Berikan warna yang kontras pada saat Anda memotret objek. Berikan warna yang terang, tegas, dan dominan pada objek sedangkan untuk background berikan warna yang soft agar fokus utama tertuju pada objek. Dengan menggabungkan komposisi warna yang pas, akan dihasilkan sebuah foto yang bagus dan indah.

Memahami Mode Metering Kamera DSLR

Mode Metering Kamera DSLR – Teknologi mode metering selalu ada pada setiap pabrikan kamera DSLR. Teknologi ini membuat kamera bisa menyesuikan cahaya yang masuk pada lensa sehingga foto yang dihasilkan memiliki exposure yang pas. Secara umum mode metering kamera DSLR hampir sama dengan mata manusia yaitu mengukur cahaya yang masuk pada lensa. Teknologi metering pada kamera DSLR bekerja dengan menganalisa tingkat gelap terang sebuah objek foto sehingga dihasilkan pengaturan shutter speed, aperture, dan ISO secara otomatis sehingga foto yang dihasilkan pas exposurenya tidak gelap dan juga tidak terlalu terang. Hadirnya teknologi metering ini sedikit banyak membantu Anda untuk memotret objek secara baik terutama bagi fotografer pemula agar hasil foto bisa bagus.

Mode Metering Kamera DSLR

Memahami mode metering kamera DSLR maka Anda akan menemukan beberapa kelemahan mode ini untuk kondisi pemotretan dengan intensitas cahaya antar objek yang berbeda. Misalnya jika Anda memotret benda dengan beberapa objek, maka metering kamera DSLR akan menghitung intensitas cahaya beberapa objek tersebut dan membaginya sehingga dihasilkan eksposure yang sesuai. Semakin banyak objek yang ada, maka akan semakin rumit kerja metering dalam menganalisa eksposure objek. Biasanya hasil analisa eksposure yang dihasilkan tidak sesuai, hasil foto akan lebih gelap karena hasil analisanya adalah hasil pembagian dari analisa cahaya beberapa objek. Berbeda halnya dengan ketika Anda hanya memotret dengan hanya satu objek, maka kerja matering akan jauh lebih pas dan maksimal.

Lalu apa yang harus Anda lakukan untuk mendapatkan foto yang bagus sedangkan fungsi dan mode metering kamera DSLR sangat terbatas. Mengenali beberapa menu pada kamera DSLR yang Anda punyai menjadi kunci utama agar Anda bisa mendapatkan foto bagus dengan cara melakukan pengaturan metering pada kamera DSLR. Setiap kamera DSLR mempunyai pilihan mode metering yang bisa Anda pilih menyesuaikan pada kondisi cahaya lokasi Anda memotret. Beberapa mode metering yang ada diantaranya seperti matrix metering, center weighted metering, dan spot atau partial metering. Anda bisa memilih salah satu mode metering menyesuaikan kondisi dimana Anda memotret.

Mengenal Bracketing Dan Cara Melakukan Bracketing Di Kamera DSLR Canon

Bracketing Dan Cara Melakukan Bracketing Di Kamera DSLR Canon – Teknik auto exposure atau yang lebih dikenal dengan istilah bracketing adalah teknik pemotretan yang sering digunakan untuk mengatasi situasi pencahayaan yang sangat rumit. Dalam kondisi cahaya yang rumit secara teknis kamera akan mengambil exposure yang pas menurut kamera dan akan mengambil beberapa gambar dengan exposure yang berlebihan atau over expsosed dan juga under exposed. Dengan mengambil beberapa foto dengan exposure yang berbede-beda sekaligus, maka akan memudahkan Anda memperoleh foto dengan exposure yang pas. Mempelajari teknik bracketing akan memudahkan Anda mendapatkan foto yang bagus dengan pencahayaan yang rumit. Berikut ini akan dijelaskan mengenai cara melakukan bracketing di kamera DSLR merk Canon.

Bracketing Dan Cara Melakukan Bracketing Di Kamera DSLR Canon

Teknik bracketing biasa dilakukan untuk mendapatkan foto yang pas exposurenya dengan pencahayaan yang rumit. Menggunakan teknik ini akan menghindarkan Anda kehilangan foto denga momen yang bagus. Kondisi pemotretan yang banyak melakukan teknik bracketing diantaranya adalah pada saat acara penting seperti wedding yang banyak menggunakan lighting dengan warna yang berbeda-beda. Saat memotret foto HDR, Anda bisa menggunakan teknik bracketing untuk menghasilkan foto dengan objek yang sama namun dengan exposure yang berbeda. Hasil dari foto teknik bracketing akan dikombinasikan menggunakan teknik olah digital untuk menghasilkan foto HDR yang bernilai seni tinggi. Sayangnya cara melakukan bracketing di kamera sangat bergantung pada merk dan dan tipe kamera tersebut. Jadi jika Anda ingin mempelajari teknik bracketing, Anda harus mempelajari terlebih dahulu pengaturan menu dan mode pada kamera Anda. Di kesempatan kali ini akan dibahas mengenai cara melakukan bracketing pada kamera DSLR merk Canon.

Pengaturan dan cara melakukan bracketing di kamera DSLR merk Canon, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut. Pertama-tama masuk ke menu lalu pilih menu shooting 2 dan lihat daftar dibawah pilihan menu expo.comp/AEB dan pilih menu tersebut. Kemudian putar roda putar bagian atas kamera (main dial) untuk memilih rentang bracketing yang Anda inginkan lalu tekan tombol set. Setelah itu Anda bisa mencoba teknik bracketing dan menghasilkan beberapa foto dengan tingkat exposure yang berbeda-beda.